Penyakit Menular: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Jenis yang Umum di Indonesia

Penyakit menular adalah kelainan kesehatan yang disebabkan oleh orgnaisme lain. Seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit. Memang, banyak organisme lain yang hidup di dalam tubuh manusia. Biasanya, organisme-organisme tersebut tidak berbahaya. Bahkan membantu sistem di dalam tubuh.

Hanya saja, dalam kondisi tertentu, beberapa organisme malah menyebabkan penyakit. Dan beberapa jenis penyakit bisa ditularkan dari satu orang ke orang lain. Ada pula jenis yang ditularkan dari serangga atau hewan lain.

Jika sampai Anda tertular, Anda juga berpotensi menyebarkannya ke lebih banyak orang. Bisa melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi, hingga kontak langsung dengan orang lain.

Ciri dan gejala dari setiap penyakit menular bisa berbeda. Bergantung pada organisme yang menyebabkan infeksi. Tapi, demam tinggi dan mudah lelah merupakan dua gejala umum yang bisa ditemui dari infeksi organisme lain.

Infeksi ringan bisa diatasi dengan istirahat dan pengobatan rumahan. Sedangkan jika infeksi sudah di level berbahaya -misal terpapar virus Corona varian D, maka Anda perlu menghubungi tenaga kesehatan terdekat.

Beberapa jenis penyakit menular, seperti campak dan cacar air, bisa dicegah dengan vaksin. Namun, ada lebih banyak penyakit menular yang belum ditemukan vaksinnya.

Maka, yang bisa kita lakukan hanyalah menjalankan kebiasaan hidup sehat dan bersih. Dimulai dari membiasakan diri mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan masker, dan masih banyak lagi.

Lebih lengkap, tim Apotek Glodok Sehat sudah merangkumkan yang perlu Anda ketahui mengenai penyakit menulai. Mulai dari pengertian, penyebab, cara pencegahan, serta jenis penyakit menular yang umum ditemui di Indonesia.

Pengertian Penyakit Menular

Seperti sudah disinggung di atas, pengerti penyakit menular adalah jenis penyakit akibat serangan mikroorganisme lain. Karena itulah sebagian besar menyebut serangan penyakit menular sebagai infeksi.

Apa pun skalanya, baik besar maupun kecil, penyebaran penyakit menular bisa berdampak buruk bagi masyarakat. Tak jarang, pada kasus tertentu, infeksi penyakit menular juga bisa menyebabkan kecacatan hingga kematian.

Bukankah sekarang kita sedang menghadapi pandemi akibat wabah virus corona? Kurang lebih, begitulah gambaran dari penyebaran penyakit menular yang berbahaya.

Penyebab Penyakit Menular

Ahli kesehatan mengenali ada empat agen yang menyebabkan penyakit menular. Seperti sudah disinggung di atas, penyebab penyakit menular terdiri atas:

Bakteri

Kita bisa menemui bakteri di mana saja. Bahkan juga bisa Anda temukan pada ponsel maupun layar komputer. Bakteri sering dipakai untuk membuat yogurt dan keju. Pada tubuh manusia, bakteri juga membantu sistem pencernaan mencerna makanan.

Hanya saja, ada juga jenis bakteri jahat. Jenis ini bisa memasuki tubuh lewat mulut, mata, hidung, alat kelamin, atau luka. Kemudian, bisa disebarkan lagi via droplet, cairan tubuh, hingga kontak fisik.

Saat bakteri masuk ke dalam sistem tubuh, maka bakteri akan langsung berkembang biak secara cepat. Dalam kasus tertentu, seperti infeksi bakteri Salmonella typhi yang menyebabkan tifus, penyakit muncul saat bakteri mati lalu mengeluarkan racun yang berdampak buruh pada manusia.

Ada dua pengobatan sakit akibat infeksi bakteri. Yakni menggunakan antibiotik dan vaksin.

 

Virus

Masih banyak orang yang bingung membedakan antara infeksi virus dan bakteri. Tapi, ada cara mudah untuk mengenali perbedaan di antara keduanya. Bakteri adalah organisme hidup. Sedangkan virus tidak.

Virus adalah fragmen asam nukleat yang dibungus protein. Protein ini, yang berisi virus, memasuki tubuh yang sehat lalu  menuju dinding sel. Kemudian, protein tersebut menggunakan sistem repliasi sel (organel) untuk berkembang biak.

Saat virus masuk ke dalam sel yang sehat, virus menjadi tidak terlihat oleh antibodi. Sehingga virus lebih leluasa untuk menyebar lewat aliran darah. Dan di antara berbagai jenis penyakit, influenza merupakan salah satu jenis yang diakibatkan serangan virus.

Terdapa beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk mengobati infeksi virus. Bisa dengan mengkonsumsi obat antivirus atau vaksin.

Pada obat antivirus, obat tidak menyerang lalu membunuh virus secara langsung. Obat hanya mengidentifikasi sel yang terinfeksi lalu mengurung virus dalam sel tersebut.

 

Jamur

Penyebab penyakit menular yang ketiga adalah fungi atau jamur. Dan yang menyebabkan penyakit tentu saja bukan jenis jamur yang kita kenal.

Ada ribuah jamur yang menyebabkan macam-macam penyakit menular. Tapi, secara garis besar, peneliti membagi jamur dalam dua jenis yang paling umum ditemui. Yakni jamur yeast atau khamir dan kapang atau Mold.

Dari kedua jenis umum tersebut, peneliti berhasil menemukan beberapa gangguan kesehatan yang disebabkan infeksi jamur. Yakni hitoplasmosis, Coccidioidomycosis, dan Blastomycosis.

Perawatan untuk kondisi penyakit menular akibat jamur terdiri dari kombinasi antibiotik dan anti jamur. Cara kerja anti jamur mirip seperti antibiotik -di mana mereka menyerang dan membunuh virus yang bersembunyi pada sel.

 

Parasit

Parasit adalah organisme hidup dan menggantungkan hidupnya ke makhluk hidup lain -atau disebut inang. Ada banyak sekali dari jenis umum parasit. Seperti malaria yang berukuran 4 mm hingga cacing pita yang panjangnya bisa mencapai beberapa meter.

Biasanya, parasit akan menyimpan telurnya di dalam inang. Tanpa diketahui inangnya. Dan saat telur menetas, maka gejala serangannya pun mulai terlihat.

Pengobatan infeksi parasit bergantung pada jenis parasit yang menginfeksi tubuuh serta tingkat keparahannya. Pada kasus ringan, infeksi parasit bisa pulih sendiri. Sedangkan kasus lain, infeksi parasit memerlukan perawatan dan obat-obatan.

Biasanya, obat yang digunakan untuk merawat serangan parasit antara lain Albendazole, Ivermection, ,Mebendazole, Nitazoxanide, dan Thiabendazole. Tapi, wajib dicatat, tidak semua serangan parasit bisa diobat menggunakan obat-obatan di atas.

Oleh karena itu, penting kiranya agar Anda segera menghubungi dokter saat merasakan tubuh kurang enak.

 

Gejala Penyakit Menular

Setiap infeksi mikroorganisme memiliki gejala dan ciri yang khusus. Hanya saja, ada beberapa gejala umum yang bakal terlihat saat seseorang terinfeksi mikroorganisme -baik bakteri, jamur, virus, atau parasit.

Gejala penyakit menular yang umum antara lain:

  1. Demam
  2. Diare
  3. Mudah lelah
  4. Nyeri sendi
  5. Batuk
  6. Hidung tersumbat

Sementara itu, penularan dari jenis tertentu menyebabkan gejala yang lebih parah. Contohnya adalah infeksi Shigella yang menyerang saluran pencernaan. Gejalanya meliputi:

  1. BAB berdarah
  2. Mual dan muntah
  3. Demam tinggi
  4. Dehidrasi
  5. Syok

Jenis Penyakit Menular di Indonesia

Sebenarnya, ada banyak sekali jenis penyakit menular. Tapi, yang umum kita temui di Indonesia hanya beberapa jenis saja. Antara lain:

  1. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
  2. Diare
  3. Tuberkulosis (TB)
  4. Demam Berdarah Dengue
  5. Cacingan
  6. Penyakit Kulit seperti kudis, kurap, dan kusta
  7. Malaria
  8. Difteri
  9. Influenza
  10. Muntaber
  11. Tifus
  12. Campak
  13. Pneumonia
  14. Hepatitis
  15. Penyakit PES (Pesteurellosis) atau yang biasanya disebabkan Kutu Tikus
  16. Polio
  17. Rabies

Usai sudah uraian kali ini mengenai penyakit menular yang ada di Indonesia.

Referensi:

Andie Sutanto

all author posts